Kegiatan Perapihan Kebun Kolektif KWT Tuwuh Asri Pekon Pujiharjo
Admin 22 April 2026Dibaca 96 Kali
Pekon Pujiharjo (22/4) – Kelompok Wanita Tani (KWT) Tuwuh Asri Pekon Pujiharjo kembali melaksanakan kegiatan gotong royong berupa perapihan kebun kolektif yang dikelola bersama oleh para anggotanya. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan, kerapihan, serta meningkatkan produktivitas kebun yang menjadi salah satu sumber ketahanan pangan keluarga.
Sejak pagi hari, ibu-ibu anggota KWT Tuwuh Asri tampak antusias berkumpul di lokasi kebun. Mereka bersama-sama membersihkan gulma, merapikan bedengan tanaman, serta memangkas tanaman yang sudah tidak produktif. Selain itu, dilakukan pula penataan ulang area tanam agar lebih tertata dan memudahkan perawatan ke depannya. Kegiatan perapihan kebun ini juga mendapat dukungan dari unsur masyarakat setempat. Turut hadir dan membantu dalam kegiatan tersebut Bapak RT Warsum serta Bapak Wahidin yang ikut bergotong royong bersama ibu-ibu KWT, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.
Ketua KWT Tuwuh Asri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menjaga keberlanjutan kebun kolektif. “Dengan perapihan kebun secara berkala, tanaman dapat tumbuh lebih optimal dan hasil panen bisa lebih maksimal,” ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota dan masyarakat. Suasana kekeluargaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, di mana para ibu bersama warga yang hadir saling bekerja sama dan berbagi pengetahuan mengenai teknik bercocok tanam yang baik.
Perapihan kebun ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi anggota KWT, tetapi juga bagi masyarakat Pekon Pujiharjo secara umum. Keberadaan kebun kolektif ini diharapkan mampu menjadi contoh dalam pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, KWT Tuwuh Asri terus berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan pertanian yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat desa.